Pilpres 2019 : Pede Menang 55 Persen, 5 Gubernur Dukung Jokowi – Ma’ruf

0
43
Pilpres 2019 : Pede Menang 55 Persen, 5 Gubernur Dukung Jokowi - Ma'ruf
Pilpres 2019 : Pede Menang 55 Persen, 5 Gubernur Dukung Jokowi - Ma'ruf

blanchettephotos.com,Pilpres 2019 – Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) menargetkan kemenangan 55 persen untuk calon Presiden inkumben Joko Widodo dan Ma’ruf Amin (Jokowi – Ma’ruf) dalam pemilihan presiden atau Pilpres 2019. “Target kami realistis di angka 55 persen,” kata Wakil Ketua TKN KIK Abdul Kadir Karding kepada Tempo pada Selasa pekan lalu.

Karding optimistis target tersebut tercapat karena sejumlah Gubernur terang-terangan menyatakan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Karding mengklaim sudah ada 31 gubernur serta 359 bupati dan wali kota yang berada di barisan Jokowi-Ma’ruf. Adapun 5 Gubernur yang terang-terangan menyatakan dukungan kepada Jokowi di antaranya:

1. Gubernur Papua Lukas Enembe

Kader Demokrat ini memastikan tiga juta suara di daerahnya akan masuk ke kantong Calon Presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi, di pemilihan presiden 2019. “Harga mati, bungkus. Tiga juta suara kasih semua ke Jokowi,” kata Lukas di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 5 September 2018.

Alasannya, Lukas menuturkan, hanya Presiden Jokowi yang memahami persoalan di Papua. Selama ini, kata dia, para presiden memang bisa mengetahui kesulitan di Papua. Namun, Lukas mengatakan mereka tidak mampu memberikan solusi. “Siapapun yang jadi presiden, tidak akan mengubah Papua. Jokowi lebih memahami Papua dibandingkan presiden-presiden sebelumnya,” katanya.

2. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Ridwan Kamil menegaskan kembali dukungannya kepada Jokowi – Ma’ruf usai resmi dilantik Presiden Jokowi pada Rabu, 5 September 2018. Pria yang akrab disapa Kang Emil ini juga menyatakan siap berduet dengan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi atau Duo Deddy untuk memenangkan Jokowi dan Ma’ruf Amin di Jawa Barat, dalam pemilihan presiden 2019 mendatang.

“Saya siap (memenangkan Jokowi-Ma’ruf). Beda musim, beda formasi. Enggak ada masalah,” ujar Ridwan Kamil saat ditemui Tempo di kantor DPP Nasdem, Jakarta Pusat pada Rabu, 5 September 2018.

3. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Kendati tidak masuk dalam struktur tim, gubernur yang memimpin di wilayah kandang banteng ini menyatakan tetap akan berkampanye memenangkan Jokowi – Ma’ruf meski tak diminta.

“Diminta atau tidak diminta, saya ini PDI perjuangan, partai yang sama dengan Pak Jokowi, harus dukung. Enggak usah diminta, harus inisiatif (untuk berkampanye),” kata Ganjar usai dilantik sebagai gubernur Jawa Tengah oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 5 September 2018.

4. Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa

Kendati menolak masuk ke dalam struktur Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf, Gubernur Jawa Timur terpilih ini menyatakan akan membantu memenangkan calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi lewat Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN).

“Lewat JKSN ini, rasanya lebih memungkinkan untuk memaksimalkan semua jaringan dan tidak hanya terbatas di Jawa Timur” kata Khofifah saat ditemui Tempo di kantor PBNU, Jakarta pada Sabtu, 22 September 2018. “Jaringan ini tidak sekedar kiai dan santrinya. Banyak petani, guru, ustad-ustadzah.”

5. Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat

Gubernur yang baru dilantik pada awal September lalu ini memastikan bahwa calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi akan menang di provinsi NTT dalam pemilihan presiden 2019 mendatang. “Tanpa peran gubenur NTT pun, Pak Jokowi sudah pasti menang di provinsi kami,” kata Viktor saat ditemui Tempo di kantor DPP Nasdem, Rabu, 5 September 2018.

Untuk itu, kata Viktor, dia tidak perlu berperan banyak untuk memenangkan Jokowi – Ma’ruf di Pilpres 2019. “Jokowi sudah kuat sekali di NTT. Jadi, kami enggak usah kerja, kerjanya di Jawa saja,” kata Viktor sambil tertawa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here