Berita Terkini : Bank Indonesia: Pertumbuhan Kredit Melambat pada Triwulan III-2018

0
43
Berita Terkini : Bank Indonesia: Pertumbuhan Kredit Melambat pada Triwulan III-2018
Berita Terkini : Bank Indonesia: Pertumbuhan Kredit Melambat pada Triwulan III-2018

blanchettephotos.com, Berita Terkini – Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank IndonesiaAgusman Zainal mengatakan hal. Survei Perbankan Bank Indonesia mengindikasikan pertumbuhan triwulanan kredit baru cenderung melambat pada triwulan III-2018. tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang atau SBT permintaan kredit baru triwulan III 2018 yang turun menjadi 21,2 persen, dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 90,3 persen.

Perlambatan pertumbuhan kredit baru tersebut bersumber dari semua jenis penggunaan kredit, baik modal kerja, investasi, maupun konsumsi,” kata Agusman dalam keterangan tertulis, Selasa, 16 Oktober 2018.

Ke depan, menurut Agusman hasil survei mengindikasikan pertumbuhan kredit baru akan kembali meningkat pada triwulan IV 2018, tercermin dari SBT kredit baru yang meningkat menjadi 94,8 persen. Agusman mengatakan peningkatan kredit pada triwulan IV 2018 didorong oleh tingginya optimisme responden seiring pertumbuhan ekonomi yang masih kuat, risiko penyaluran kredit yang rendah, dan rasio kecukupan modal yang meningkat.

“Pengetatan penyaluran kredit terutama akan dilakukan terhadap kredit investasi dan kredit modal kerja, yaitu pada aspek plafon kredit, premi kredit yang berisiko dan jangka waktu pemberian kredit,” ujar Agusman.

Di sisi lain, kata Agusman kebijakan penyaluran kredit konsumsi terindikasi masih relatif longgar, terutama pada kredit kepemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) seiring kebijakan Bank Indonesia terkait relaksasi Loan To Value (LTV) kredit/pembiayaan perumahan.

Lebib lanjut Agusman mengatakan hasil survei mengindikasikan responden tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit untuk keseluruhan tahun 2018. Agusman melihat rata-rata responden memperkirakan pertumbuhan kredit pada 2018 akan mencapai 11,5 persen, lebih tinggi dibandingkan realisasi pertumbuhan kredit 2017 sebesar 8,2 persen.

“Optimisme tersebut didorong oleh perkiraan pertumbuhan ekonomi yang membaik pada 2018, dan risiko penyaluran kredit yang menurun,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here